telusur.co.id l Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan jumlah yang sedikit dari sembilan suara untuk mendukung posisi AS dan Israel merupakan pukulan diplomatik yang serius bagi Trump.

Abbas, menggambarkan hasilnya sebagai “kemenangan bagi Palestina”. Sedangkan utusan PBB Palestina, Riyad Mansour, menggambarkan hasilnya sebagai kemunduran besar-besaran bagi AS.

“Mereka berhasil mengenai mereka,” kata Mansour kepada AFP. “Mereka tidak berhasil mencapai Yerusalem, jadi ketika Anda membuatnya tentang mereka dan hanya bisa mendapatkan sembilan suara untuk mengatakan ‘tidak’ terhadapnya, saya pikir ini adalah kegagalan total untuk kampanye mereka.”

BACA JUGA :  Menlu: Perjuangan Palestina Harus Kita Didukung

Perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menolak suara PBB di luar kendali. “Israel mengucapkan terima kasih kepada Presiden Trump atas pendiriannya yang tegas atas Yerusalem dan terima kasih kepada negara-negara yang memilih bersama Israel, bersamaan dengan kebenaran,” kata sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu.

“Saya juga harus mengatakan hari ini: ketika kami memberikan kontribusi yang besar kepada PBB, kami juga memiliki harapan bahwa kami akan dihormati,” katanya.

“Terlebih lagi, kami diminta membayar hak istimewa yang meragukan karena tidak dihormati.”

Haley menambahkan: “Jika investasi kita gagal, kita berkewajiban untuk membelanjakan investasi kita dengan cara lain. Amerika Serikat akan ingat hari ini.” I red l

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini