telusur.co.id | Medan | Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI), Zulkifli Hasan, mengisi acara diskusi kebangsaan yang diadakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Medan Sumatera Utara.

Dalam acara itu, Zulkifli menjelaskan, mahasiswa melalui OKP terutama KAMMI diharapkan menjadi contoh bagi persatuan bangsa.

Sebab, kemesraan dan komunikas yang terjalin antar organisasi merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan zaman, teruma perpecahan bangsa.

“Pemuda terutama melalui OKP dapatkah duduk bersama untuk menyiapkan masa depan negara,” ujar ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Hall CNI Medan Sumatera Utara, Minggu (10/12).

BACA JUGA :  Carut Marut Persoalan Bangsa, Ketua MPR Minta Masyarakat Kukuh Kembali Rasa Nasionalisme

Terlebih, ketua Umum PAN ini melihat, memasuki 20 tahun masa reformasi negara semakin banyak perubahan dan bangsa Indonesia telah membuktikan kemajuan negara ini.

Namun, ia juga mencatat terdapat beberapa kegagalan negara terutama adanya kesenjangan di berbagai bidang, kesenjangan politik hingga ekonomi.

“Kesenjangaan politik berupa tidak tercapainya harapan rakyat atas realitas kinerja wakil rakyat sehingga partai politik tidak dirasakan kehadirannya ditengah masyarakat,” ucapnya.

Sementara Zulhas menuturkan, dalam bidang kesenjangan ekonomi tiap tahun meningkat. Dimana perbedaan ekonomi antara miskin dan kaya semakin tinggi, Sosio dini tidak terkontrol. “Sehingga jaminan atas kesehatan dan pendidikan tidak ada,” ucapnya.

BACA JUGA :  MPR : 70% Lahan Dikuasai Perusahaan

Untuk itu, Zulhas berharap mahasiswa terutama KAMMI dan organisasi kemahasiswaan mampu menjawab tantangan tersebut karena pemuda-lah menggantikan kepemimpinan negara berikutnya.| Farouk Iskandar |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini