telusur.co.id | Beijing | Sebuah kebakaran di wilayah selatan Beijing pada Rabu menewaskan lima orang, kata pemerintah setempat, beberapa pekan setelah peristiwa kebakaran mematikan serupa terjadi di kota tersebut.

Petugas pemadam kebakaran Beijing mengatakan bahwa kebakaran di sebuah rumah di desa Baiqiangzi terjadi, dipicu oleh percikan api dari dua sepeda listrik, kata kantor berita Xinhua. Delapan orang terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit, tambah pemerintah setempat.

Polisi telah menahan pemilik rumah yang telah menyewakannya, kata Xinhua.

Seorang penduduk berusia 30-an yang menolak disebutkan namanya mengatakan bahwa dia berada di dalam bangunan ketika terjadi kebakaran, sesaat sebelum pukul 01.00 pagi.

BACA JUGA :  Bachtiar Nasir Harap Pemerintah Indonesia Berperan Aktif Selamatkan Muslim Uighur

Dia mengatakan bahwa ruangan tempat sepeda listrik diisi ulang daya dipenuhi api yang membakar seisinya. Dia membantu menyelamatkan sejumlah orang untuk keluar, beberapa mengalami luka bakar dari kepala hingga ujung kaki, katanya.

“Keadaannya mengerikan, namun saya harus membantu,” tambahnya.

Pemerintah kota Beijing melancarkan “operasi khusus” selama 40 hari dengan menyasar bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan pada bulan lalu, setelah terjadinya peristiwa kebakaran apartemen pada 18 November di wilayah selatan lainnya dari kota tersebut. Peristiwa itu menewaskan 19 orang, hampir semuanya adalah para migran.

BACA JUGA :  Gedung Di PRJ Kebakaran

Peristiwa kebakaran di seluruh wilayah kota itu telah memaksa ribuan pekerja migran harus pergi meninggalkan rumah dan bisnis mereka, memicu kritikan yang luar biasa besar terhadap tindakan pemerintah kota, yang dinilai oleh sejumlah orang merupakan langkah yang tidak adil dan hanya menyasar masyarakat kelas bawah yang rentan.

| Hamdan/ANT |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini