telusur.co.id | Jakarta | Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengaku sangat kehilangan sosok tokoh nasional Andi Mappapatahang Fatwa (AM Fatwa).

“Ini adalah kehilangan besar bagi Bangsa Indonesia,” ucapnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/12).

Menurutnya, kabar meninggalnya Fatwa sangatlah tidak terduga karena, disebutnya, baru kemarin Rabu (13/12) Fatwa menanyai kabar PAN

“Kami dapat kabar jam delapan, kemarin saja sempat SMS menanyakan tetang partai,” ucap sang ketua Umum PAN ini.

Seluruh petinggi dan kader PAN juga dikatakan Zulhas, merasa kehilangan. Karena, dirinya  baru mengetahui bahwa sang pendiri PAN itu sakit parah.

“Pak Fatwa itu pejuang. Saya yang dekat saja tidak mengira sakitnya sepeti ini. Ternyata sakitnya sudah parah. Boleh juga kita ini kecolongan. Karena beliau pejuang sejati,” ucapnya.

Seperti diketahui, AM Fatwa merupakan tokoh utama tragedi Tanjung Priok di zaman Orde Baru.

Bukan hanya itu, Fatwa merupakan sang deklarator Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini menjadi anggota DPD RI daerah pemilihan DKI Jakarta.

Sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Jenazah rencananya akan disemayamkan di Gedung MPR/DPR dan DPD RI untuk dilakukan upacara penghormatan terakhir.| Eka Mutia |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini