telusur.co.id | Jakarta | Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), AM Hendropriyono, berharap Presiden dan Wakil Presiden 2019 mendatang merupakan generasi muda.

“Presiden yang akan datang adalah seorang muda dan berlatar belakang sipil yang dinilai publik sebagai nasionalis moderat,” ucap Hendro dalam keterangan yang diterima, Jakarta (30/12).

Menurut Hendro, sosok generasi mudah haruslah yang memiliki pengalaman, serta didukung dari partai nasionalis.

Bukan itu saja, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu juga menyebut, sang calon presiden harus piawai dalam membawa arah Indonesia ke depan.

BACA JUGA :  PKPI Gelar KLB Ganti Posisi Hendropriyono

“Orang ini syarat dengan pengalaman dan keberhasilan di dalam memimpin masyarakat dari tataran demi tataran. Bukannya yang ujug-ujug. Baru datang dari comberan, enggak. Dari dirinya diharapkan masyarakat membawa republik ini dengan piawai. Administrasi publik yang bersifat makro. Elektabilitasnya 2019 datang dari partai-partai berbasis nasionalisme,” ucapnya.

Terkait Wakil Presiden 2019, dikatakan Hendropriyono tak beda jauh denga Presiden nantinya. Sebab akan mampu bersinergi satu sama lain.

“Wakil presiden adalah seorang muda yang dinilai publik sebagai internasionalis di bidang ekonomi dan perdagangan untuk membawa kebijakan mikro dan sektor rill serta bisnis,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pilgub Sumut, Dukungan PKPI Tetap Untuk Saragih

Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno yang juga pendiri PKPI, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua Komisi I DPR RI yang juga politikus PKS Mahfudz Siddiq.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini