telusur.co.id | Jakarta | Pasca putusan PBB yang menolak pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait Yerusalem sebagai Ibukota Israel, membuat negara-negara pendukung kemerdekaan Palestina berencana membangun kedutaan besarnya di Yerusalem.

Wakil Ketua Fraksi PPP, Irgan Chairul Mahfiz, mendesak Pemerintah Jokowi-JK segera membangun kantor Kedutaan Besar Indonesia di Yerusalem.

“Dengan Trump menyatakan Yerusalem sebagai Ibukota Israel, harusnya Indonesia yang mengakui Palestina sebagai sebuah Negara dan juga menetapkan duta besarnya juga di Yerusalem,” desaknya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/12).

Menurut anggota komisi IX DPR RI, desakan itu dilakukan karena dalam sidang majelis PBB, 128 negara menyatakan penolakan terhadap pernyataan Presiden Trump.

BACA JUGA :  Kantor DPW PPP DIY Dipindahkan, KPU Tetapkan PPP Romy Lolos Verifikasi

“Kenapa kita minta karena ada pernyataan trump, terus sudah ada yang memenangkan untuk mendesak Amerika mencabut keputusannya oleh 128 negara,” ucapnya.

Atas dasar itu dikatakan Irgan, pemerintah sebagai salah satu yang mendukung kemerdekaan Palestina membuktikan komitmennya.

“Yang kita minta sikap tegas pemerintah yang sudah pro aktif selama ini,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan, saat ini kedutaan besar Indonesia untuk Palestina berada di amman, Yordania. Perwakilannya pun diwakili oleh orang Palestina sendiri.

“Selama ini dubes kita merangkap yurdan dan palestina adanya di kota aman. Dan perwakilan orang kita disana di tunjuk orang palestian sendiri,” pungkasnya.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini