telusur.co.id | Jakarta | Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais mengatakan, lemahnya sosial ekonomi menimbulkan kegamangan masyarakat.

“Saya meyakini ada hal yang menyebabkan masyarakat kelas bawah memiliki kegelisahan terkait kondisi sosial ekonominya,” ujarnya diskusi bertajuk “Catatan Politik Akhir Tahun 2017 dan Proyeksi Tahun Politik 2018” di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (29/12).

Menurutnya, pemerintah saat ini dianggap kurang peka terhadap permasalahan yang dialami masyarakat.

“Sehingga saat ini Lapangan kerja sangat susah, daya beli menurun, dan harga bahan pokok tinggi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sudah Terlalu Lama, Fraksi PAN Targetkan RUU Penyiaran Disahkan

Tak hanya itu tambah Hanafi, pemerintah saat ini cenderung lemah dalam menyikapi perekonomian. Sehingga banyak kebijakan pemerintah menjadi beban bagi masyarakat.

“Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo kehidupan ekonomi masyarakat tak kunjung membaik. Sehingga munculnya gelombang populisme Islam menjadi saluran yang membuncah,” ucapnya.

Dengan demikian, lanjut dia, ketika masyarakat kesulitan mencari lapangan kerja disertai daya beli yang menurun, dan harga bahan pokok melambung tinggi, maka gelombang ketidakpuasan semakin terlihat.

“Jadi 2017 ini, bicara politik kita harus melihat masalah dasarnya apa. Bukan karena ada masalah agama tapi masalah dasarnya adalah ekonomi,” pungkasnya.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini