telusur.co.id | Jakarta | Peristiwa penolakan Ustad Abdul Somad oleh ormas di Bali pada 8 Desember 2017, berbuntut panjang.

Ketua DPP PKB, Lukman Edy mengatakan, penolakan oleh ormas di Bali itu terkait dengan provokasi yang dilakukan anggota DPD RI, Arya Wedakarna.

Provokasi yang dimaksud adalah status Facebok yang muncul di fanpage Arya pada tanggal 1 Desember. Status tersebut dianggap memprovokasi.

“Ini menarik perhatian publik, masalah nasional. Semakin cepat ditangani dan akan tenang semua apalagi menjelang Pilkada dan Pemilu, jangan sampai berimbas lebih luas,” ujarnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/12).

BACA JUGA :  Muhaimin Cocok Jadi Pimpinan DPR

Atas kejadian itu Anggota DPR RI, yang juga Wakil Ketua Komisi II, mengadukan Arya ke Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, untuk memberikan sanksi berat.

“Saya minta diberhentikan karena sudah ada kejadian sebelumnya, sudah diperingati. Saya minta diberhentikan si Arya Wedakarna. Saya putra daerah, ganggu masyarakat Riau, harkat martabat Riau terganggu,” ucapnya. | Farouk Iskandar |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini