telusur.co.id|  Filipina  | Dua puluh peziarah telah meninggal setelah bus yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan saat bepergian untuk merayakan hari Natal di Filipina.

Media lokal melaporkan bahwa bayi berusia lima bulan, seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun dan seorang gadis berusia 10 tahun juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Korban tewas diyakini merupakan bagian dari satu keluarga besar yang sama.

Mereka bepergian dengan bus kecil untuk merayakan natal di gereja Our Lady of Manaoag yang terkenal di Filipina utara.

Polisi mengatakan bus tersebut menabrak pada pukul 3.30 pagi (7 pm GMT pada 24 Desember) ke sebuah bus yang lebih besar di kota Agoo, La Union, 125 mil sebelah utara ibukota Manila.

BACA JUGA :  52 Orang Meninggal Dalam Kebakaran Bus di Kazakhstan

Inspektur Kepala Roy Villanueva mengatakan bus kecil itu keluar dari jalurnya lalu menabrak bus yang lebih besar yang datang dari arah berlainan.

Sopir dan 19 penumpang “tewas saat kedatangan”, katanya.

10 penumpang lainnya di dalam bus terluka dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Mesin bus tersebut nampak keluar dari bagian kap depan.

Pengemudi bus besar tidak terluka namun 15 penumpang dan konduktornya mengalami luka ringan.

Filipina, sebuah negara mayoritas Katolik, telah mengalami beberapa insiden yang besar selama menjelang Hari Natal.

BACA JUGA :  Sedikitnya 48 orang tewas setelah sebuah bus terjun dari tebing di Peru

Sebelumnya pada hari Sabtu pagi setidaknya 37 orang tewas di sebuah mal perbelanjaan di kota selatan Davao yang terbakar.

Badai tropis menerjang menjelang akhir minggu dan menewaskan lebih dari 200 orang, dengan jumlah korban tewas diperkirakan meningkat saat banjir melanda desa. |red /skynews|

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini