telusur.co.id | Jakarta | Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengatakan, pemecatan Setya Novanto sebagai Kader Golkar dapat dilakukan setelah status hukumnya berkekuatan tetap.

“Kita kan negara hukum. Tapi kalau seandainya nanti ada putusan yang berlaku tetap, ya kembali lagi bisa saja itu menjadi pelajaran paling tidak menjadi pembelajaran bagi partai,” ucapnya di JCC, Jakarta, Selasa (19/12).

Namun, dikatakan mantan Ketua Umum Golkar Tahun 1999, sebagai partai yang menjunjung tinggi demokrasi akan mendengarkan semua masukan dari setiap kader.

“Kalau tindakan korupsi yang sudah berlaku hukum tetap, bisa saja kalau ada usulan-usulan itu (pemecatan),”

BACA JUGA :  Golkar Disalip PKB, Senior Kaget!

Seperti diketahui, Setya Novanto telah ditetapkan sebagai terdakwa dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini