telusur.co.id | Jakarta | Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid mengatakan, kepemimpinan Airlangga Hartarto tak sampai Lima Tahun. Hal itu, tertuang dalam AD/ART Partai.

“Ini tidak mungkin dengan munas sekarang,” ujarnya di JCC, Jakarta, Selasa (19/12).

Jika munas lima tahun, dikatakan Nurdin, perlu persiapan yang cukup, lebih matang dan memberi ruang yang luas pada kader yang akan mencalonkan diri.

“Tak mungkin gelar munas lima tahunan dengan persiapan munas singkat ini. Kader yang mau maju tak ada waktu sosialisasi dan sebagainya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Resmikan Posko 17 Agustus, Duet Nurdin-Aziz Gembleng Hari Kemerdekaan

Apa yang di ucapkan Nurdin, mengacu pada pasal 9 dimana lanjut Nurdin, pasal itu menjelaskan, pengisian jabatan lowong itu baik yang dilakukan Munas semua tingkatan, hanya melanjutkan periodesasi. “Itu aturan, bukan kehendak orang. Periodesasi hanya melanjutkan,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam Munaslub kali ini, telah ditetapkan mekanisme bahwa tak ada pemilihan Ketum. Ketum dipilih melalui pleno dan disepakati dalam Rapimnas dan selanjutnya ditetapkan dalam Munaslub.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini