telusur.co.id | Jakarta | Enam perwira TNI pada Kamis, (28/12) dilantik oleh Panglima TNI Marsekal Hadi.

Ke enam perwira tinggi itu adalah para perwira yang sebelumnya telah menerima surat keputusan mutasi dari mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Marsekal Hadi meminta seluruh jajarannya bekerja sesuai fungsi dan kewenangan.

“Jangan sampai di lingkungan TNI melakukan KKN,” ucapnya dalam keterangan yang di terima, Jum’at (29/12).

Seperti diketahui, enam perwira yang melaksanakan serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari 85 Perwira TNI yang dimutasi berdasarkan surat dengan nomor Kep/982/XII/2017 yang ditandatangani Gatot Nurmantyo.

Sebanyak 85 mutasi tersebut terdiri dari 46 perwira di TNI Angkatan Darat, 28 perwira di Angkatan Laut, dan 11 perwira di Angkatan Udara.

Dari ke-85 nama tersebut, Panglima TNI Marsekal mengubah keputusan mutasi 16 nama perwira TNI berdasarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982.a/XII/2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Meski begitu, Hadi tetap melakukan sertijab enam perwira TNI yang dimutasi oleh Gatot.

Berikut enam perwira tinggi TNI yang menerima serah terima jabatan:

– Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) dari Marsekal Madya Yuyu Sutisna kepada Marsekal Muda Imran Baidirus

– Koordinator Staf Ahli Panglima TNI (Koorsahli) dari Mayor Jenderal Nurendi kepada Mayor Jenderal Wardiyono

– Kepala Badan Intelijen Strategis TNI (Kabais) dari Mayor Jenderal Ilyas Alamsyah kepada Marsekal Muda Kisenda Wiranata Kusuma

– Komandan Polisi Militer (Danpom) dari Letnan Jenderal Dodik Widjanarko kepada Mayor Jenderal Dedy Iswanto

– Komandan Satuan Komunikasi dan Elektronika (Dansatkomlek) dari Brigadir Jenderal TNI Jumadi kepada Brigadir Jenderal TNI Budi Prijono

– Komandan Detasemen Markas Besar TNI (Dandenma) dari Brigadir Jenderal TNI T. Beny Firmansyah kepada Kolonel Infanteri Asep Syaripudin.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini