Telusur.co.id| Bangladesh |Francis meminta maaf atas “ketidakpedulian dunia” dan mengatakan kata “Rohingya”, yang telah dihindarinya selama perjalanan di benua Asia.

Paus Fransiskus menggunakan kata “Rohingya” untuk pertama kalinya dalam perjalanannya ke benua Asia saat dia meminta pengampunan dari para pengungsi atas luka yang mereka alami.

Dalam pertemuan yang sedang berlangsung, Paus menyambut dan memberkati sekelompok pengungsi Rohingya, memegang tangan mereka dan mendengarkan cerita mereka dalam sebuah acara solidaritas.

Dia meminta maaf atas “ketidakpedulian dunia” terhadap penderitaan mereka dan kemudian mengatakan nama kelompok etnis mereka.

BACA JUGA :  Truck Pembawa Bantuan Pengungsi Rohingya Terguling, 9 Tewas!

“Kehadiran Tuhan hari ini juga disebut ‘Rohingya’,” kata Paus dalam acara di Dhaka, Bangladesh.

Paus Fransiskus bertemu dengan pengungsi Rohingya selama pertemuan antaragama di rumah Uskup Agung di Dhaka.

Francis telah menghindari mengucapkan kata-kata beberapa hari sebelumnya ketika di Myanmar untuk alasan diplomatik, kata Vatikan.

Banyak di Myanmar menolak istilah “Rohingya” dan sebaliknya merujuk pada kelompok tersebut sebagai imigran gelap dari Bangladesh.

Dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 620.000 etnis Rohingya telah meninggalkan negara bagian Rakhine Myanmar dan pergi ke Bangladesh di tengah tindakan keras polisi dan aparat keamanan Myanmar, yang oleh PBB digambarkan sebagai “tindakan pembersihan etnis”.

BACA JUGA :  Kasian, Warga Rohingya Bisa Terkena Penyakit Menular

Para pengungsi yang bertemu dengan Paus terdiriĀ  dari 12 pria, dua wanita dan dua gadis muda menemuinya dari Cox’s Bazar, distrik yang berbatasan dengan Burma dimana tempat-tempat pengungsian menampung ratusan ribu orang Rohingya.

“Mungkin kami tidak bisa berbuat banyak untuk Anda, tapi tragedi yang anda alami terasa di hati kami semua,” kata Francis.

“Bagi mereka yang telah menyakiti Anda, dan terutama ketidakpedulian dunia, saya meminta maaf.”

| red-12/skynews |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini