telusur.co.id | Jakarta | Maraknya isu Lesbi, Gay, Biseksual, Transgenser (LGBT) di masyarakat membuat prihatin banyak pihak termasuk Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Untuk itu, Fraksi PPP akan membuat pelaku LGBT tak berkutik dengan memperjuangkan norma LGBT masuk dalam Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ketua Fraksi PPP DPR RI Reni Marlinawati mengatakan, sejumlah rencana legislasi yang akan dikonretkan pada tahun 2018 yaitu RUU KUHP yang salah satunya mendorong norma soal LGBT.

“Norma soal LGBT masuk dalam KUHP akan senantiasa diperjuangkan secara maksimal,” ungkapnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/12/17).

BACA JUGA :  Berkali-kali Beda Sikap Dengan Pemerintah, PPP Sindir PAN

Bagi dia, LGBT sangat berbahaya karena bisa merusak generasi bangsa dan peradaban yang ada, karena itu, PPP akan menolak apapun yang menyangkut LGBT.

Dikatakan dia, bukan hanya soal LGBT saja, Fraksi PPP juga akan memperjuangkan larangan minuman beralkohol. Reni juga menyebut Fraksinya akan fokus mengkonkretkan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren agar disahkan dalam tahun 2018 mendatang.

Menurut Reni, upaya ini sebagai bukti komitmen PPP terhadap penguatan budi pekerti dan karakter bangsa melalui pendidikan keagamaan, pondok pesantren.

“Pendidikan agama sebagai pilar utama dalam melaksanakan revolusi mental,” ungkapnya lebih lanjut. I red l

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini