telusur.co.id | Jakarta | Para petani diharapkan untuk menggunakan Alat atau mesin pertanian (alSinTan) yang telah disediakan pemerintah. Hal itu di ucapkan anggota komisi IV DPR RI, Hermanto.

“Kelompok tani harus berkoordinasi dengan kelompok tani lain dan dengan Dinas Pertanian di daerah guna mengoptimalkan penggunaan alsintan,” kata dia dalam keterangan yang diterima, Jakarta, Sabtu (30/12).

Dengan menggunakan alat itu, menurut Hermanto,akan meningkatkan produksi hasil pertanian.

“Tanpa koordinasi, alsintan akan banyak menganggur sehingga potensi untuk meningkatkan produksi hasil pertanian bisa terganggu,” ucapnya.

Ia memberi contoh, untuk traktor roda empat kemampuannya luar biasa karena bisa menggarap lahan satu kelompok tani seluas 20 sampai 25 hektare hanya dalam waktu seminggu. “Selain itu, jika tidak ada koordinasi, mesin pertanian tersebut akan menganggur,” kata legislator dari Fraksi PKS ini.

Politisi PKS itu juga mengatakan, kebijakan negara melakukan modernisasi alsintan merupakan upaya mencapai kedaulatan pangan di tengah-tengah menurunnya minat masyarakat untuk bertani.

“Penduduk terus bertambah, semuanya butuh makan, sementara pekerja sektor pertanian terus berkurang maka salah satu solusinya adalah modernisasi alsintan,” katanya.

Oleh sebab itu, Hermanto meminta petani untuk tidak menjual tanahnya atau mengalihfungsikannya ke penggunaan lain. “Negara kesulitan mencari lahan untuk cetak sawah baru, karena itu lahan yang masih ada di tangan petani saat ini amat berarti,” katanya.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini