telusur.co.id | Jakarta | Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf atas keputusan koalisi tiga partai di Pilkada 2018.

Hal itu di ucapkan, setelah PKS dan PAN memutuskan meninggalkan partai Demokrat dan Dedi Mizwar di Pilkada Jawa Barat.

“Dalam kesempatan ini saya ingin meminta maaf dengan pihak-pihak yang mungkin kecewa dengan pilihan kita,” ucapnya di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (26/12).

Menurut Prabowo, keputusan itu terpaksa dilakukan, meski ia menyadari akan mengecewakan banyak pihak.

“Kami terpaksa mengambil keputusan yang terbaik dari yang ada. Namun hal tersebut adalah bagian dari proses demokrasi,” kata Prabowo

BACA JUGA :  Prabowo: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H

Selain itu, dikatakan mantan Danjen Kopassus, dirinya juga mengakui, kekecewaan dari pihak lain dapat dirasakan oleh Gerindra

“Kadang-kadang kita mengecewakan pendukung-pendukung kita sendiri di beberapa tempat, ada kader-kader terbaik. Umpamanya Gerindra sudah kerja keras 10 tahun di Jabar, tapi kita tak bisa memberi tempat,” ungkapnya kembali.

Sebelumnya, PKS bersama PAN dan Partai Demokrat di Jawa Barat telah mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu sebagai bakal cagub maupun cawagub Pilgub Jabar 2018 mendatang. Namun di akhir-akhir, tiga parpol berkoalisi di lima provinsi, salah satunya Jawa Barat.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini