telusur.co.id | Jakarta | Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak terima apabila calon Gubernur Jawa Barat yang diusung partainya dianggap tidak populer.

Menurut Prabowo, dipilihnya Sudrajat melalui proses panjang salah satunya dengan melihat Survei.

“Yang dibilang nggak populer siapa? Saya kira nggak (tidak betul Sudrajat tidak populer). Kami dahsyat, naiknya sangat luar biasa,” ujar Prabowo di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (26/12).

Untuk itu, Prabowo sangat yakin Sudrajat bakal menang di Pilgub Jabar 2018. “Insyaallah, insyaallah, optimistis (menang),” ucapnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, PKS dan PAN berada di dalam koalisi zaman now bersama Demokrat untuk mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu.

BACA JUGA :  Difitnah Akun Said Didu, TVOne Bantah Dibayar Prabowo

Di tengah keharmonisan ketiga partai itu, Partai Gerindra datang dan menggoda PKS dan PAN untuk membentuk koalisi reuni dengan mengusung Sudrajat.

Kemudian, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melakukan pertemuan membahas Pilkada Serentak 2018 di Kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (24/12).

Usai melakukan pertemuan sekitar satu jam lebih, ketiga partai sepakat melakukan koalisi dalam Pilgub di lima daerah. Kelima daerah tersebut Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

BACA JUGA :  Ratusan Anggota KPPS Meninggal, Prabowo Ajak Warga Salat Gaib

Sudrajat merupakan CEO Maskapai Susi Air dan alumnus Akmil. Meski masih ‘hijau’, Sudrajat diyakini Prabowo dapat bertaji di Jabar.

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini