Telusur.co.id| Kendari | Pebalap nasional Rio Haryanto akhirnya menuntaskan tes singkat mobil Super Formula di Sirkuit Suzuka, Jepang, 6-7 Desember 2017.

Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati, ketika dihubungi dari Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, mengharapkan setelah tes singkat itu mudah-mudahan ada kelanjutan bagi Rio Haryanto untuk musim balap mendatang.

“Ini hanya tes dan semoga ada kelanjutannya,” kata dia.

Berdasarkan surat elektronik dari Media Rio Haryanto yang diterima di Kendari, Jumat, pada 6-7 Desember 2017, pembalap asal Solo, Jateng tersebut, diundang Honda untuk menambah pengalamannya dengan menjalani tes Super Formula di Sirkuit Suzuka, Jepang.

Di atas mobil khusus tes Dallara SF14 bermesin Honda HR-417E, Rio harus berbagi waktu sesi bersama satu pembalap lain untuk menjalankan berbagai program eksperimen.

BACA JUGA :  Indonesia Pulangkan Lima Kontainer Sampah Ke AS

Sayangnya, sesi tes perdana Rio berakhir 40 menit lebih awal dan tidak sempat mencatatkan waktu yang representatif di atas ban soft.

Setelah mengubah setelan “ride height” dengan ban medium, mobil melindas sebuah bump dan mengalami “oversteer” di tikungan Dunlop ke kiri yang menanjak dan kencang.

Rio mencoba mengoreksi “oversteer” tersebut tetapi kemudian mobil sudah berada di pinggir aspal hingga akhirnya terhenti di gravel.

Tes kali ini digelar dalam dua hari dengan total waktu sesi 480 menit, akan tetapi Rio hanya menghabiskan sekitar 80 menit untuk melahap 21 lap pada hari pertama.

Rio Haryanto mengatakan kecepatan mobil Super Formula mendekati Formula 1 dan Suzuka adalah sirkuit baru bagi dirinya. Perlahan-lahan, dirinya terus memperbaiki catatan waktu di atas ban medium.

BACA JUGA :  Dukung Palestina, Said Aqil Tegaskan Kehadiran Yahya Staquf Bukan Mewakili PBNU

“Sayangnya, saya tidak mendapat kesempatan mencoba ban soft yang lebih kencang. Sebagai bagian dari eksperimen, setelan mobil sempat diubah hingga akhirnya saya mengalami ‘oversteer’ di tikungan Dunlop dan sesi tes saya pun berakhir lebih awal,” katanya.

Menurut dia, setelah sekitar satu setengah tahun tidak memacu mobil yang mampu melampaui kecepatan 300 km/jam, tes Super Formula itu sebagai kesempatan yang penting untuk evaluasi pada musim balap tahun depan.

“Sekali lagi, terima kasih kepada Honda yang telah memberikan kesempatan tes ini,” katanya.| Deandra /ant |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini