telusur.co.id | Karawang | DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dipastikan akan menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) pada 11 Januari 2018.

“Itu sudah merupakan keputusan rapat pleno yang digelar pada Rabu (27/12),” kata Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Karawang Sukur Mulyono, saat dihubungi di Karawang, Kamis.

Ia mengatakan, agenda Musdalub tersebut merupakan tugas dari DPD Partai Golkar Jabar. Atas hal tersebut agensa itu harus segera dilaksanakan dan dipatuhi seluruh kader Golkar di Karawang.

Menurut dia, pada Musdalub Golkar Karawang akan dilakukan pergantian Ketua DPD Golkar Karawang. Sebab Ketua Golkar Karawang sebelumnya, Sri Rahayu Agustina, dinilai telah melanggar ketentuan partai.

Ditanya tentang polemik Partai Golkar Karawang karena Ketua Golkar Karawang Sri Rahayu tidak mengakui keberadaan Pelaksana Tugas Ketua Golkar Karawang, Mulyono enggan membahas hal itu.

BACA JUGA :  Golkar Sebut Keraguan Soal Ma'ruf Nggak Up Date Masalah Terbantahkan

“Kami hanya melaksanakan tugas sebagai Plt sesuai dengan arahan dari Ketua DPD Jabar Dedi Mulyadi,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, DPD Partai Golkar Jawa Barat memberhentikan Sri Rahayu Agustina dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Karawang karena dianggap melakukan pelanggaran ketentuan partai.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Nomor: Kep-68/GOLKAR/XII/2017, disebutkan Sukur Mulyono sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Karawang, menggantikan Sri Rahayu Agustina.

Menurut Mulyono, dirinya mendapat Surat Keputusan Pelaksana Tugas Ketua Golkar Karawang dari DPD Golkar Jawa Barat untuk memperbaiki Golkar Karawang, bukan untuk menambah konflik.

Dirinya dipilih menjadi Pelaksana Tugas Ketua Partai Golkar Karawang, karena dirinya menjabat sebagai Ketua Bappilu Golkar wilayah 8, yang salah satu wilayahnya adalah Karawang.

BACA JUGA :  Pindah ke Berkarya, Priyo Jadi Sekjen

Agenda utama penunjukkan pelaksana tugas ketua itu ialah menggelar Munaslub dan pembenahan internal.

Sementara Ketua Bidang Hukum dan HAM Golkar Karawang Budi Hermawan masih mengakui kepengurusan Sri Rahayu dan tidak mengetahui adanya penunjukkan pelaksana tugas ketua.

“Kami masih mengakui Ketua DPD Golkar Karawang itu Sri Rahayu Agustina. Kalau ada SK DPD Golkar Jabar yang mennujuk Pelaksana Tugas Ketua Golkar Karawang Sukur Mulyono, itu belum diterima oleh pengurus sah Golkar Karawang,” katanya.

Budi tidak bisa menyimpulkan secara jelas tentang keabsahan surat itu. Tapi kalau surat itu benar disampaikan DPD Golkar Jabar, maka tindakan itu tidak tepat. Pihaknya akan mengkaji putusan tersebut untuk membawa persoalan itu ke tingkat DPP. | ant |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini