telusur.co.id | Jakarta | Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin, belum mengetahui apakah ada perombakan susunan Dewan Pembina Partai Golkar.

“Saya kira, sampai dengan sekarang belum ada yang menyampaikan pandangan itu,” ujarnya di JCC, Jakarta, Selasa (19/12).

Menurutnya, jika ada wacana perombakan struktural kepengurusan partai, maka rencana itu merupakan Hak Ketua Umum terpilih.

“Struktur itu kemudian belum bisa disampaikan sekarang, karena itu kebijakan dari Ketum terpilih,” jelasnya.

Saat ini, dikatakan Wakil Ketua MPR RI, Munaslub hanya menetapkan Ketua Umum. Dan ketua umum memiliki tugas untuk meningkatkan kembali elektabilitas partai.

BACA JUGA :  Indonesia Harus Punya Ciri Khas Demokrasi Sendiri

“Tugasnya sesuai motto. Yaitu, harus bersih. Bersih dari apa? Bersih dari stigma yang selama ini menerpa Golkar sehingga menyebabkan elektabilitas menurun,” jelasnya.

Seperti diketahui, Partai Golkar pada, Selasa (19/12), sedang menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) menetapkan Ketua Umum menggantikan Setya Novanto yang diduga terlibat lasus Korupsi e-KTP.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini