telusur.co.id | Mogadishu | Seorang wartawan televisi Somalia tewas dalam peristiwa bom mobil di ibu kota Mogadishu pada Senin, kata seorang editor stasiun televisi dan pihak berwenang setempat.

Mohamed Ibrahim Gabow meminjam mobil dari seorang teman, kata Mohamed Moalim Mustaf, seorang editor di Kalsan TV.

“Tanpa diketahuinya, mobil itu meledak dan dia tewas di tempat. Kami tidak mengetahui siapa yang berada di balik peristawa tersebut,” tambahnya.

Pejabat pemerintah setempat membenarkan kejadian tersebut.

“Seorang wartawan … meninggal setelah sebuah bom yang terpasang di mobilnya meledak ketika melaju. Jenazahnya kini sudah dibawa ke rumah sakit. Polisi akan menyelidiki kejadian tersebut,” kata Abdifatah Omar Halane, juru bicara wali kota Mogadishu.

BACA JUGA :  PBB Diingatkan Tak Campuri Urusan Dalam Negeri Somalia

Gabow adalah wartawan keempat yang tewas pada tahun ini di Somalia, saat ini Somalia berada di peringkat 167 dari 180 negara untuk tingkat keamanan terhadap wartawan, menurut Wartawan Tanpa Batas. Tidak ada kelompok yang pernah mengaku bertanggung jawab atas peristiwa pembunuhan seorang wartawan di ibu kota negara itu.

Somalia telah dilanda oleh ketidakseimbangan, kekerasan dan ketiadaan hukum sejak awal 1990an, menyusul penggulingan oleh militer terhadap diktator Mohamed Siad Barre.

| Hamdan/ANT |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini