telusur.co.id | Jakarta | Perselisihan antara Ketua DPD I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan Walikota Bandung, Ridwan Kamil kian terlihat. Pasalnya dalam acara yang di gelar oleh Universitas UI Depok, pada Kamis, (21/12) Dedi terlihat meninggalkan acara saat Ridwan Kamil mulai bicara diatas panggung.

Menyikapi hal itu, Direktur Eksekutif Voxpol Pangi Syarwi Chaniago memandang langkah Dedi mencerminkan ketidaksingkronan jika dipasangkan dengan Ridwan Kamil Dalam Pilgub Jabar.

“Berati Dedi mau membuat poros sendiri dan mengajukan sendiri. Tampaknya dia (Dedi) tidak berkoalisi (Emil). Tinggal cari wakilnya saja,” ujar Pangi kepada rilis.id, di Jakarta, Jumat (22/12).

BACA JUGA :  Tak Diusung PKS, Istri Aher Tegaskan Bukan 'Kutu Loncat'

Tak hanya itu Pangi juga melihat peluang Golkar dalam memberi dukungannya kembali terhadap Emil kemungkinannya sangat tipis. “Ya bisa jadi engga ada harapan dari Golkar. Golkar sudah yakin menarik diri,” ucapnya.

Seperti diketahui Partai Golkar mencabut dukungannya terhadap Ridwan Kamil, hal itu tertuang dalam surat “Pencabutan Surat Pengesahan Pasangan Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat” bernomor R-552/Golkar/XII/2017, pada, Minggu (17/12).

Surat yang ditandatangani Airlangga Hartanto dan Idrus Marham itu, menjelaskan pencabutan rekomendasi, diantaranya, Ridwan Kamil disebut tidak mengindahkan batas waktu yang diberikan Golkar dalam menetapkan Daniel Mutaqien sebagai pasangan wakilnya.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini