telusur.co.id | Jakarta | Penolakan Ustad Abdul Somad masuk ke Hongkong oleh otoritas setempat menjadi perhatian banyak pihak.

Wakil Ketua Fraksi PPP, Irgan Chairul Mahfiz menilai kasus yang di alami Ustad Somad menimbulkan ke anehan.

“Kita heran kenapa pihak Hongkong begitu mudahnya menolak seseorang untuk berkunjung di negaranya, padahal selama ini Hongkong terhitung demokratis,” ucapnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/12).

Menurut Irgan, Sebagai Negara yang mengedepankan nilai demokrasi dan memiliki sumber pemasukan dari wisatawan, tak seharusnya memulangkan Ustad Somad.

“Jadi sangat aneh kalau ada tindakan khusus dari pihak hongkong untuk segera memulangkan ustad somad,” jelasnya.

BACA JUGA :  Lawan Amerika, Irgan Desak Pemerintah Dirikan Kedubes Di Yerusalem

Dengan kejadian itu, anggota komisi IX DPR RI, menduga ada keterlibatan pihak-pihak lain yang tak suka dengan Ustad Somad.

“Jangan-jangan ada pihak dari Indonesia yang memberikan info yang tidak jelas kepada pihak Hongkong,” ucapnya.

Aparat Kepolisian pun diminta Irgan segera mengusut sampai tuntas kejadian itu. “Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan. Ini menjadi preseden buruk,” pungkasnya.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini