telusur.co.id | Jakarta | Petinggi Ferrari Owner Indonesia Club (FOCI) Ahmad Sahroni menyesalkan pernyataan Gubernur Anies Baswedan yang menyebutkan Ferrari dan Lamborgini sebagai contoh jenis kendaraan yang menunggak pajak.

Sahroni menekankan, data didapat BPRD DKI menunjukkan jumlah kendaraan mewah lain yang menunggak pajak lebih banyak.

“Kok malah fokus ke pajak Ferari dan Lamborgini yang hanya beberapa unit, tidak sebanding dengan kendaraan lain yang unitnya puluhan.”

Sahroni mengingatkan Anies tak sekedar mengkritisi pajak mobil mewah namun semua kendaraan berpelat nomor B.

Menurutnya, dibanding dengan kendaraan jenis lainnya, Ferrari dan Lamborgini yang beredar di Jakarta jumlahnya sangat sedikit. Ia meyakini jumlah penunggak pajak mobil berjenis lain jumlahnya sangat banyak.

“Gubernur Anies jangan hanya urusin pajak mobil mewah. Mobil komersil lain perbandingannya lebih banyak daripada mobil Ferrari dan Lamborgini,” kata Saroni, Sabtu (13/1).

Dalam kesempatan yang sama Sahroni mengingatkan Anies untuk tak melupakan persoalan kemacetan akibat membludaknya peredaran mobil di Jakarta.

Sebelumnya Anies menyatakan 1.293 mobil mewah yang menunggak pajak kendaraan dengan total nilai Rp 44,9 miliar termasuk berjenis Ferrari dan Lamborgini. | red |

Bagikan Ini :