Tentara Israel Kembali Menembak Mati 2 Pemuda Palestina

0

telusur.co.id| Ketegangan Israel-Palestina yang meningkat menyusul pengakuan Presiden Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, 6 Desember lalu tak kunjung usai hingga kini.

Langkah kontroversial Trump  memicu aksi protes seluruh warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza dan Tepi Barat. Warga Palestina mendambakan Yerusalem Timur, yang saat ini diduduki Israel, sebagai ibu kota jika merdeka nanti.

Pada bentrokan Kamis (11/1), dua remaja Palestina ditembak mati tentara Israel dalam bentrokan di Jalur Gaza dan Tepi Barat.Seorang remaja berusia 16 tahun tewas, dua lainnya luka-luka dalam bentrokan dekat perbatasan Gaza-Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Amir Abu Musaed, 16 tahun, ditembak di dada dalam bentrokan di sepanjang pagar perbatasan Gaza dengan Israel.

Juru bicara militer Israel mengatakan bentrokan terjadi di dua lokasi sepanjang perbatasan Gaza. Sekitar 50 warga Palestina melempari tentara dengan batu dan membakar ban.

“Tembakan peringatan ditembakkan di satu lokasi, saat kerusuhan terus berlangsung, tembakan diarahkan ke tiga  penghasut utama yang mengancam tentara dan pagar keamanan,” kata juru bicara militer Israel seperti dilaporkan Reuters.

Remaja Palestina kedua tewas dalam bentrokan di Desa Bureen, dekat Nablus di Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina, mengatakan ali Omar, 16 tahun ditembak di kepala dengan lima peluru tajam dalam bentrokan dekat Kota Nablus.

Juru bicara militer Israel mengatakan tentara mencari tersangka pembunuh seorang pemukim Israel yang ditembak mati awal pekan ini. Pasukan disambut dengan lemparan batu dan menembak mati ‘penghasut’ utama. Dia mengatakan militer mengetahui ada warga Palestina yang mati.

Nasser Qados, sepupu Omar mengatakan tentara Israel  menembak pemrotes yang melempari mereka batu, simbol perlawanan Palestina melawan penjajahan.

Sejak pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, sebanyak 18 roket telah diluncurkan dari Gaza. Dua orang Palestina tewas dalam serangan balasan Israel. Tembakan tentara Israel juga menewaskan 14 pendemo Palestina dalam bentrokan lintas perbatasan.

Sejak kekerasan meningkat 6 Desember, seusai pengakuan Trump yang kontroversial, 17 warga Palestina dan seorang warga Israel tewas. |red /cnn|

 

Bagikan Ini

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini