Foto: Net

telusur.co.id – Kerugian yang dialami PT Pertamina ternyata bukan 12 triliun melainkan mencapai kisaran 20 triliun.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI Sartoni Hutomo kepada telusur.co.id, Senin (22/1/18).

“Mungkin sudah mencapai Rp 28 Triliun,” jelas Sartoni.

Menurut Sartoni, kerugian lantaran pemerintah menugaskan PT Pertamina untuk melakukan Public Service Obligation (PSO), namun tidak menyiapkan anggaran tambahan.

“Hingga akhirnya PT Pertamina mengalami kerugian yang cukup besar akibat PSO tersebut,” kata Sartoni.

Oleh sebab itu, Komisi VI DPR sudah mengagendakan untuk melakukan Rapat Kerja dengan Menteri BUMN Rini Soemarno.

BACA JUGA :  Supaya Tak Terulang Lagi, Okky Asokawati Desak Pemerkosa Mahasiswi UGM Dipolisikan

“Sudah dijadwalkan (raker dengan BUMN dan Pertamina) mungkin dalam minggu ini atau minggu depan,” kata Sartoni.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini