Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Operasi pasar gas tabung 3 kg yang dilakukan oleh dau agen berbeda, di Kota Sungailiat, Bangka, membuat warga senang. Bahkan, warga rela antre panjang agar dapur bisa kembali ngebul.

Antrean juga sempat memanas di Parit Pekir. Sebab, warga kampung setempat menolak warga dari kampung lain yang ingin membeli.

Padahal, sejak awal hal itu tidak dipermasalahkan oleh agen yang menjual. Terpenting memiliki KK Sungailiat.

Namun suasana bisa diredam setelah diambil keputusan, yakni mendahulukan warga Parit Pekir dan sisanya baru dijual kepada warga asal kampung lain.

Selain itu, warga yang sudah membeli gas diwajibkan mencelup jarinya ketinta, seperti saat mencoblos. Hal itu sebagai tanda warga sudah mendapatkan haknya. Setiap warga, juga hanya diperbolehkan membeli satu tabung gas, agar semua bisa kebagian. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini