telusur.co.id, Tripoli – Angkatan Laut Libya pada hari Senin (19/2) mengumumkan bahwa 324 imigran Arab dan Afrika telah diselematkan setelah kedua mesin perahu mereka rusak di lepas pantai Zuwara, sekitar 120 kilometer di sebelah barat Ibu Kota Libya, Tripoli.

“Penjaga Pantai, yang bekerjasama dengan satu perahu penangkap ikan, menyelamatkan 324 imigran Arab dan Afrika di dua perahu karet yang mengalami kerusakan tujuh mil di sebelah utara Kota Zuwara,” kata Juru Bicara AL Libya Ayob Qassem kepada media, Selasa pagi.

“Imigran itu meliputi 35 perempuan dan 32 orang Libya,” tambah Qassem.

“Kedua perahu tersebut ditarik dan semua imigran dibawa ke Pelabuhan Zuwara, lalu diserahkan kepada Pusat Penerimaan Imigran dan Lembaga Pengurusan Paspor di Zuwara,” kata Qassem.

Libya telah menjadi titik keberangkatan pilihan buat imigran gelap dengan harapan bisa menyeberangi Laut Tengah memasuki Eropa, karena kondisi tidak aman dan kacau di negar Afrika Utara itu, setelah aksi perlawanan 2011 –yang menggulingkan orang kuat negeri tersebut Muammar Gaddafi.

Pada Rabu (14/2), satu truk yang membawa imigran dari Afrika mengalami kecelakaan di dekat Kota Bani Walid sehingga menewaskan 19 orang dan melukai 80 orang lagi.

Mohamed Al-Mabrouk, Manager Rumah Saakit Bani Walid, mengatakan truk itu terguling sekitar 80 kilometer di sebelah selatan Bani Walid. Sebanyak 78 orang cedera, delapan di antara mereka cedera serius, katanya.

Bani Walid terletak di sebelah selatan Tripoli dan menjadi pusat bagi para penyelundup yang membawa imigran dari kawasan sub-Sahara melalui jalan darat dari negara tetangga Libya hingga ke pesisir Laut Tengah di Libya. (der/xinhua)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini