Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Pemerintah Arab Saudi sudah memberikan kelonggaran dan kebebasan kepada kaum perempuan untuk berbisnis tanpa izin keluarga atau walinya. “Perempuan Arab Saudi mulai saat ini akan diperkenankan untuk membuka usaha sendiri tanpa perlu izin dari kerabat pria,” Kementerian Perdagangan dan Penanamdan modal Arab.

Pemerintah Arab Saudi ingin penyatuan perempuan dalam berbagai pembicaraan mengenai kehidupan karena keperluan sektor swasta tumbuh cepat.

Perubahan dalam kebijakan itu juga merupakan langkah maju yang menjauh dari sistem perwalian ketat yang diberlakukan atas perempuan selama beberapa dasawarsa.

BACA JUGA :  Arab Larang Penggunaan Istilah Wisata Religi untuk Umrah

“Perempuan sekarang bisa melancarkan usaha mereka sendiri dan mendapat keuntungan dari layanan-elektronik (pemerintah) tanpa memerlukan izin dari seorang wali,” kata, sebagaimana dikutip Xinhua.

Berdasarkan sistem perwalian di Arab Saudi, perempuan diharuskan menyerahkan bukti izin dari seorang wali pria –yang biasanya adalah suami, ayah atau saudara lelaki– untuk mengisi kertas kerja pemerintah, melakukan perjalanan atau mendaftar sekolah,” katanya.

Arab Saudi, yang lama bergantung atas produksi minyak mentah sebagai sumber penghasilan ekonomi, mendorong untuk mengembangkan sektor swasta di negeri itu, termasuk perluasan lapangan kerja buat perempuan berdasarkan rencana pembaruan bagi era pasca-minyak.

BACA JUGA :  Ulama Pengkritik Kerajaan Arab Saudi Ditangkap

Kantor Jaksa Agung Arab Saudi pada Februari menyatakan kantor tersebut juga akan mulai merekrut perempuan sebagai penyelidik untuk pertama kali.

Kerajaan tersebut juga membuka 140 posisi buat perempuan di bandar udara dan tempat penyeberangan perbatasan, dan untuk pertama kali dalam sejarah pemerintah negeri itu menyatakan 107.000 perempuan telah mengajukan lamaran. ( red )

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini