telusur.co.id – Kemenangan tim dari Liga Inggris di Liga Champions menginspirasi buat Arsenal yang berlaga di Liga Europa. Alhasil, Arsenal berhasil memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Ostersunds di Swedia, Jumat (16/2) dini hari WIB.

Arsene Wenger kerap memainkan pemain muda sepanjang babak penyisihan grup, namun kini mereka delapan poin dari empat besar Liga Premier, sehingga memenangkan Liga Europa menjadi kesempatan terbaik mereka untuk kembali ke Liga Champions musim depan.

Itulah sebabnya Wenger memainkan Mesut Ozil dan Henrikh Mkhitaryan pada pertandingan ini, dan nama pertama itu menutup kemenangan setelah Nacho Monreal dan bunuh diri Sotirios Papagiannopoulos di babak pertama.

BACA JUGA :  Cedera Tendon Achilles, Paksa Koscielny Absen Di Rusia

Dilansir beinsport.com The Gunners unggul lebih dulu ketika pertandingan babak 32 besar ini baru berjalan 13 menit melalui defender Nacho Monreal, yang memanfaatkan kegagalan kiper Ostersunds Aly Keita mementahkan usaha Alex Iwobi dengan sempurna sehingga pemain asal Spanyol tersebut dapat melesakkan bola dari jarak dekat.

Ini adalah gol ketiga Monreal dari enam penampilan terakhirnya bersama the Gunners.

Arsenal mengubah kedudukan menjadi 2-0 11 menit kemudian ketika umpan silang Henrikh Mkhitaryan terdefleksi bek Sotiris Papagiannopoulos dan kemudian melesat ke gawang Keita, yang tak memiliki banyak waktu untuk mencegah gol bunuh diri tersebut.

BACA JUGA :  Gunduli Arsenal 5-1, Liverpool Kokoh Di Puncak Klasemen

Mesut Ozil kemudian tidak menyia-nyaiakan peluang yang didapatnya untuk menuntaskan kemenangan setelah jeda. Pemain tim nasional Jerman ini menerima umpan satu-dua dari Mkhitaryan sebelum melepaskan tendangan mendatar dari dalam kotak penalti di menit ke-58.

Tuan rumah Ostersunds sebenarnya memiliki peluang memperkecil defisit di pengujung laga. Namun David Ospina tampil cemerlang untuk menggagalkan penalti Tom Pettersson untuk memastikan the Gunners membawa pulang clean sheet jelang leg kedua pekan depan.

Ostersund mendapatkan penalti setelah Hector Bellerin mengganggu pergerakan Tesfaldet Tekie di area tersebut. ( red )

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini