telusur.co.id – Perang saudara yang terjadi di Suriah wilayah Ghouta Timur bukan hanya meruntuhkan bangunan saja, warga sipil Suriah sendiri menjadi korban. Untuk itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras pengeboman yang dilakukan gerilyawan di wilayah Ghouta Timur Suriah.

“Saya mengutuk dan juga menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut,” kata Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin.

Pengeboman itu menjadi awal dari serangan besar militer Suriah terhadap kubu gerilyawan. Sejak serangan yang terjadi sepekan terakhir sudah 500 orang tewas dan lebih dari 2.500 orang luka-luka.

BACA JUGA :  KPK Minta Bamsoet Setor LHKPN

Menurut Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo, Palang Merah Indonesia (PMI) hendaknya dapat mempersiapkan bantuan layanan kesehatan dan bantuan medis, mengingat jumlah korban yang masih terus meningkat dan berbagai bangunan pelayanan kesehatan juga hancur oleh bom.

Bamsoet juga mendesak seluruh pihak terkait dengan kejadian tersebut untuk mematuhi Resolusi No 2268 tahun 2018 Dewan Keamanan PBB, dengan menghentikan semua kegiatan perang di Ghouta Timur.

“PBB hendaknya dapat menghentikan perang sehingga bantuan kemanusiaan dapat segera dikirimkan kepada korban dan keluarga korban,” katanya. ( ant )

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini