Foto:Net

telusur.co.id – Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fansurullah Asa bungkam mengenai naiknya harga BBM nonsubsidi.

Dirinya, melempar soal naiknya harga BBM nonsubsidi itu ke Kementerian ESDM dan Pertamina.

“Itu kebijakan di Kementerian ESDM. Kalau BPH mengatur mengenai subsidi seperti premium. Berapa kuotanya (premium),” kata dia di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Diketahui, PT. Pertamina telah mengeluarkan bensin baru pengganti Premium RON 88, bernama Pertalite. Ini merupakan BBM nonsubisidi dengan RON 90. Sehingga harganya ditetapkan oleh Pertamina.

Dengan adanya Pertalite, hampir di seluruh SPBU Jabotabek tidak lagi menjual BBM jenis premium. Sehingga ‘memaksa’ masyarakat untuk menggunakan BBM nonsubsidi, seperti Pertalite dan Pertamax.

BACA JUGA :  Teken Revisi Perpres, Komisi VII : Kesiapan BBM Premium Mutlak Siaga

Lalu kini PT. Pertamina menetapkan harga baru jenis bahan bakar minyak umum (bahan bakar minyak non-penugasan) yang berlaku mulai Sabtu, 24 Februari 2018, pukul 00.00 waktu setempat.

Vice President Corporate Communication PT. Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan seluruh jenis BBM umum yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami perubahan harga.

Menurutnya, penaikan harga ini berdasarkan evaluasi harga jual BBM jenis umum atau BBM non-penugasan ini dilakukan secara periodik dan tergantung pada harga minyak dunia yang kini bergerak naik.

Untuk harga BBM umum jenis Pertamax, lanjut Adiatma, di wilayah Sumut, Bengkulu, Jakarta, Jabar, Banten, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Bali, Kalteng, Kaltim, Kalsel, dan Kaltara ditetapkan mengalami kenaikan Rp 300 per liter menjadi Rp 8.900 per liter dari harga sebelumya Rp 8.600 per liter.

BACA JUGA :  Arcandra Tahar Ungkap Tiga Pilar Proses Bisnis Sektor ESDM

Demikian pula, harga Pertamax di Aceh, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Babel, Lampung, dan NTB mengalami kenaikan Rp 300 per liter menjadi Rp 9.000 per liter dibandingkan sebelumnya Rp 8.700 per liter. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini