Repro

telusur.co.id – Rencana Presiden Jokowi melakukan Pidato dalam Dies Natalies di Kampus Universitas Indonesia (UI) yang akan di gelar hari ini, Jumat (2/2) , ditolak para aktivis UI khususnya aktivis malari dan aktivis reformasi.

Para aktivis UI itu diantaranya adalah Salim Hutadjulu, Herry Hernawan, Ayu B Nurdin dan Ari Wibowo.

Salim Hutadjulu menilai kedatangan Presiden Jokowi hanya untuk meningkatkan popularitas. Dimana kondisi Indonesia saat ini tak sesuai janjinya pada saat kampanye Pilpres 2014.

“Intinya Jokowi adalah pencitraan”, ujar aktivis yang juga hadir dalam aksi 212 itu kepada wartawan Kamis (1/2).

Untuk itu dirinya meminta mahasiswa, Dosen untu selalu waspada. “Niatannya (Jokowi datang ke kampus) adalah untuk melakukan kampanye terselubung menjelang Pilpres 2019 nanti,” ungkapnya.

Sementara, Sekjen BEM UI periode reformasi, Ari Wibowo menegaskan, dengan diundangnya Jokowi ke UI adalah bukti bahwa pimpinan UI sudah tidak bersama rakyat.

“UI harus terdepan bersama rakyat dan jelas sudah pejabat kampus UI sudah tidak bersama rakyat lagi. Itu satu-satunya alasan kenapa Jokowi diundang masuk ke Kampus dalam Dies Natalies UI Jumat 2/2/18,” tegas Ari Wibowo.

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini