telusur.co.id, Jakarta – Terpilihnya Respiratori Saddam Al-Jihad sebagai mandataris Kongres XXX, bersamaan dengan terpilihnya Siti Fatimah Siagian di Munasko XXIII  yang berlangsung di Ambon, sudah pasti ditunggu oleh segudang pekerjaan rumah yang telah menanti. Baik soal pekerjaan internal maupun soa-soal eksternal organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia ini.

Ichwan Abdillah, Direktur Eksekutif (Lembaga Pariwisata & Pecinta Alam Mahasiswa Islam) LEPPAMI PB HMI yang mengenal dekat Saddam sejak digelarnya Pusdiklatpim (Pusat Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan) di Lembang lima tahun silam, menyebut Ketua Umum PB HMI terpilih itu sebagai seorang problem solver yang memiliki kemampuan mengontrol emosi.

“R. Saddam Al-Jihad memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri dibanding para peserta lain yang mengikuti kegiatan Pusdiklatpim tersebut, antara lain beliau memiliki kontrol emosi yang sangat luar biasa dan mampu menjadi problem solver yang ulung,” kenang pria yang kerap disapa Bedil itu, Rabu (28/2) kepada telusur.co.id di Jakarta.

BACA JUGA :  Deklarasi Anies Nyapres, KAHMI Diingatakan Tak Catut Nama HMI 

Bedil sendiri saat itu merupakan Ketua Bidang HMI Cabang Depok (2012-2013) yang kebetulan menjadi panitia penyelenggara Pusdiklatpim, sementara Saddam yang saat itu masih menjadi Ketua HMI Cabang Sumedang, Jawa Barat, menjadi pesertanya.

Saddam disebut Bedil punya andil penting dalam pembentukan Badan Koordinasi Nasional LEPPAMI PB HMI pada tahun 2016 silam.

Menurutnya, sesuai Amanah Rapat Harian PB HMI yang terlaksana pada hari lahir LEPPAMI yang ke-2 pada tanggal 17 Mei 2016, Kang Saddam ditunjuk menjadi Koordinator Tim Carateker pendirian LEPPAMI PB HMI yang dibantu oleh Mas Akhmad Fathoni (mantan Bendahara Umum PB HMI) dan Mas Andri (mantan Wakil Bendahara Umum PB HMI),” ujar Bedil yang memimpin salah satu lembaga pengembangan profesi HMI di tingkat nasional itu.

Dalam kerja-kerja bersama tim, Saddam sangat memperhatikan hal-hal terkait teknis pelaksanaan dan point-point draft Rekomendasi MUNAS I LEPPAMI Di Kota Batu. Dari cara Sadam yang mampu menangkap detail point-point draft rekomendasi Munas itulah, Bedil menilai Saddam mampu memperhatikan tumbuh kembangnya lembaga-lembaga pengembangan profesi HMI di hari mendatang.

BACA JUGA :  Terkesan Lemah, HMI Usulkan Ketua KPU dan Bawaslu Diganti!

“Bahkan dalam Munas I LEPPAMI, beliau diamanahkan juga menjadi Majelis Pertimbangan dan Konsultasi Pengurus Lembaga BAKORNAS LEPPAMI PB HMI bersama 6 kader lainnya,” tegas Bedil.

Bagi Bedil, setiap momentum pasti memiliki harapan, setiap harapan memiliki makna. Hal serupa pun teralamat kepada harapan dalam momentum Kongres HMI XXX terutama bagi Ketua Umum terpilih.

“Tidak muluk dan tidak terlalu berharap, saya yakin HMI ditangan Kang Saddam mampu merebut kejayaan LPP (red. Lembaga Pengembangan Profesi) dengan melakukan strategi-strategi perkaderan dalam LPP yang notabene sebagai dukungan terhadap lembaga perkaderan HMI guna mengejawantahkan amanah konstitusi HMI” tutup Bedil (dan)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini