telusur.co.id, Taiwan – Petugas penyelamat menarik korban dan mayat dari bangunan yang miring di kota Hualien, Taiwan, Rabu (7/2), setelah gempa semalam menewaskan setidaknya lima orang, melukai lebih dari 200 orang dan menyebabkan puluhan orang hilang.

Kabar terkini mengatakan, setidaknya lima orang tewas dan 247 lainnya cedera di seluruh kota. Tapi menurut  badan pemadam kebakaran nasional setempat, jumlah korban bisa meningkat. Sebab  tim penyelamat ini masih terus melakukan evakuasi korban.

Penanganan darurat kini fokus pada blok apartemen bertingkat 12 dan sebuah hotel di dekatnya. Kedua bangunan itu kondisinya berbahaya, bersandar miring akibat lantai di bawahnya terlipat saat gempa berkekuatan 6,4 SR melanda kota wisata populer itu, Selasa (6/2) malam lalu.

BACA JUGA :  100 Hari Kerja, Anies-Sandi Torehkan 29 Prestasi

Ada kekhawatiran serius akan bangunan hunian Yun Tsui yang kini sudah sangat miring posisinya, Sebelumnya bangunan itu menampung sebuah asrama, sebuah restoran dan pertokoan.

Badan pemadam kebakaran nasional mengatakan pada pukul 2 siang (0600 GMT) ada sekitar 88 orang, namun masih belum diketahui berapa banyak dari mereka yang terjebak di dalam bangunan sudah sangat miring tersebut..

“Saya melihat lantai pertama tenggelam ke dalam tanah, lalu tenggelam dan dimiringkan lagi dan lantai empat menjadi lantai pertama,” kata Lu Chih-son, penduduk setempat yang tinggal tak jauh dari lokasi kepada AFP.

Lu Chih-son mengaku dirinya sempat melihat langsung ada 20 orang yang  diselamatkan dari bangunan tersebut, setelah kejadian berlangsung.

BACA JUGA :  Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019, Seperti Kaset Usang

“Tempat tidur saya benar-benar vertikal. Saya sedang tidur dan tiba-tiba saya berdiri,” imbuhnya seraya mengatakan bahwa dirinya berhasil merangkak menuju balkon untuk menunggu penyelamatan

Disebutkan Lu Chih gempa tersebut adalah yang terkuat yang dia rasakan selama lebih dari lima dekade dirinya tinggal di Hualien.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, gempa tersebut terjadi tepat sebelum tengah malam (1550 GMT) sekitar 21 kilometer timur laut Hualien

Ini diikuti hampir 100 getaran yang lebih kecil yang telah menyerang daerah tersebut dalam tiga hari terakhir dan datang tepat dua tahun, sejak sebuah gempa dengan skala yang sama melanda kota Tainan, Taiwan selatan yang menewaskan lebih dari 100 orang. (pri/AFP)

 

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini