Foto: Suryadi Masu'd alias Abu Ridho/Net

telusur.co.id – Ketua Majelis Hakim Machri Hendra menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 6 bulan kurungan, kepada Suryadi Mas’ud alias Abu Ridho, donatur teror bom di Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, awal 2016.

Saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Ketua Majelis Hakim menyatakan pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu terbukti secara sah, turut serta dalam tindak pidana permufakatan jahat, dan membantu menyediakan dana, pengumpulan dana untuk tindak pidana terorisme.

“Menjatuhkan pidana selama 10 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” kata Hakim Machri Hendra, membacakan putusan di PN Jakbar, Selasa (6/2/18).

BACA JUGA :  Tuding Gerindra Pendukung Teroris, 11 Akun Medsos Dipolisikan

Suryadi, melanggar Pasal 15 juncto Pasal 9 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 sebagaimana disahkan dalam Undang Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Tidak hanya itu, Suryadi juga terbukti melanggar Pasal 4 juncto Pasal 5 undang-undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini