Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT671, rute Palangka Raya-Jakarta, yang sedinya dijadwalkan untuk berangkat pukul 06.50 WIB, Sabtu (10/2/18), mengalami kerusakan.

Menurut seorang penumpang, Rusdiah, dirinya saat itu sedang melakukan boarding pass dan berada di ruang tunggu keberangkatan.

Namun, kata dia, sekitar pukul 06.00 WIB, terdengar pengumuman petugas bahwa pesawat mengalami kerusakan teknis sehingga keberangkatan ditunda selama lima jam.

“Saya akhirnya membatalkan perjalannya ke Jakarta, dan meminta pengembalian uang tiket,” kata Rusdiah, penumpang Lion Air tujuan Jakarta, di Bandara Palangka Raya.

Penumpang lainnya, Sony yang hendak ke Palembang menggunakan rute Palangka Raya-Jakarta transit mengatakan, keadaan tersebut jelas merugikan dirinya dan penumpang lain.

“Yang pasti kami rugi waktu karena agenda kami terpaksa diubah. Karena kepergian saya terkait kepentingan keluarga masih sedikit longgar. Tapi yang kasihan ada penumpang lain yang istrinya mau melahirkan dan ada juga yang keluarganya meninggal,” katanya.

BACA JUGA :  Ini Alasan Gubernur Babel Tutup Krisis Center Lion Air

Menurut dia, keterlambatan penerbangan tersebut masih dapat ditoleransi karena menyangkut keamanan penerbangan. Namun, yang membuat dirinya dan sejumlah penumpang kecewa ialah tidak adanya informasi dari petugas terkait kejadian dan alternatif yang diberikan dari pihak maskapai.

Pantauan di lapangan, kerusakan pesawat yang berakibat pada terlambatnya penerbangan rute Palangka Raya-Jakarta membuat sejumlah penumpang “naik darah”.

Selain mempertanyakan kejelasan waktu pemberangkatan pesawat rute Palangka Raya-Jakarta tersebut, sejumlah penumpang juga mempertanyakan alternatif pemberangkatan.

Sejumlah penumpang juga tampak beradu argumen dengan petugas loket bahkan karena tersulut emosi juga ada penumpang yang mengedor etalase kaca depan loket Lion Air.

BACA JUGA :  Lion Air Segera Buka Rute Kupang-Lombok

Sebagian penumpang pun memilih meminta pengembalian uang tiket dan mengalihkan ke penerbangan lain, sebagian lainnya memilih menunggu pesawat pengganti tiba.

Berdasarkan keterangan petugas loket, lamanya penundaan tersebut karena pesawat yang saat ini terparkir di area Bandara Tjilik Riwut ini tengah menunggu suku cadang dari Surabaya.

“Tadi ada alternatif keberangkatan menunggu proses perbaikan dan opsi lainnya menunggu pesawat pengganti dari Jakarta. Namun informasi terbaru penerbangan rute Palangka Raya-Jakarata akan terbang sekitar pukul 11.40 WIB menggunakan pesawat dari Surabaya,” kata petugas loket yang tidak mau disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak maskapai. Warga pun berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi dikemudian hari karena dinilai merugikan penumpang selaku pengguna maskapai tersebut. [ant]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini