Jokowi/Net

telusur.co.id – Kembali dicalonkannya Joko Widodo sebagai bakal calon Presiden oleh PDI Perjuangan bukan hal yang wow, atau luar biasa.

Demikian pendapat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono dalam keterangan kepada wartawan, Senin malam (26/2/18).

“Nothing special Joko Widodo Diusung kembali oleh PDI Perjuangan, karena memang PDIP cuma punya stok kader satu-satunya yang terbaik di PDI Perjuangan, ya cuma Joko Widodo,” kata Arief.

Padahal, kata Arief, prestasi Jokowi selama tiga tahun memerintah belum sekelas jika dibandingkan dengan Megawati saat menjadi Presiden.

BACA JUGA :  SBY Dukung Prabowo Capres, PDIP Nggak Ambil Pusing

Sebab, tiga tahun Megawati jauh lebih berat keadaan ekonomi Indonesia sehabis krisis moneter 1997.

“Dan Ibu Mega berhasil menata perekonomian Indonesia.”

Kendati Jokowi dicalonkan kembali, dan diharap bisa dua periode, koordinator Gerindra Kalimantan Barat itu optimis Jokowi hanya satu periode.

“Namun saya yakin suara masyarakat tidak Akan sesuai harapan dan target Parpol pengusung Joko Widodo,” kata dia.

Jokowi, kata dia, malah membuat wong cilik makin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, serta banyaknya aset-aset nasional yang sudah berpindah tangan ke asing dan makin mengunungnya utang Indonesia.

BACA JUGA :  Partai Demokrat Minta Djarot Banyak Tanya Agar Tidak Ngigau

“Joko Widodo akan terpilih lagi? Kayaknya chemistrinya nggak nyambung deh,” kata dia.

“Jadi Saya sangat yakin Joko Widodo akan kalah di Pilpres 2019 sekalipun diusung dengan koalisi gemuk.”

Sementara kalau Gerindra, kata dia, setelah mendapat masukan banyak dari masyarakat untuk meminta Prabowo Subianto kembali maju di Pilpres 2019, maka hal itu akan dilakukan.

“Gerindra tetap bulat untuk mengusung Pak Prabowo Subianto sebagai Capres pada Pilpres 2019,” kata Arief. [ipk]

Like :

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini