telusur.co.id – Partai Golkar memastikan tak akan mencabut dukungan terhadap beberapa calon kepala daerah yang diusungnya, walau KPK telah menetapkan tersangka.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan peraturan KPU.

“Itu kan ada aturan KPU. Kan ada yang mengatur itu. Setelah dia daftar kita gak boleh tarik. Ya, aturan KPU menyatakan gitu,” katanya saat di konfirmasi, Minggu (18/2/18).

Menurutnya, dalam pasal 82 (b) peraturan KPU nomor 3 Tahun 2017 menjelaskan parpol dilarang menarik dukungan. Namun, pada pasal 82 (a) parpol bisa mengajukan calon pengganti paling lama 7 hari sejak paslon dinyatakan berhalangan tetap.

BACA JUGA :  Jaksa Tuntut Hak Politik Eni Saragih Dicabut

“Dia tetap boleh ikut kampanye. Hanya kalau menang dan dilantik. Setelah itu dicopot kalau sudah dijadikan terdakwa gitu loh,” jelasnya.

Diketahui, beberapa calon yang diusung Golkar terkena operasi tangkap tangan, dan telah ditetapkan tersangka.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini