Tubagus Hasanuddin/Net

telusur.co.id – Calon gubernur Jawa Barat Tubagus Hasanuddin tidak mau ambil pusing soal hasil survei dari Lembaga penelitian Cyrus Network terkait elektabilitas setiap pasangan calon di Pilgub Jawa Barat 2018-2023. Dimana dirinya dan pasangannya, Anton Charliyan hanya mendapat 2,5 persen.

“Nggak apa-apa,” kata Tb Hasanuddin, usai menghadiri Pelantikan Pengurus Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia di Gedung Sabuga Kota Bandung, Jabar, Selasa (6/2/18).

Menurutnya, setiap hasil survei dari berbagai lembaga survei akan dijadikan sebagai acuan oleh dirinya terkait langkahnya di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

BACA JUGA :  Disebut-sebut Ada Hubungan Emosional, Mega Bertemu Dahlan Iskan

Dirinya mengaku memiliki pengalaman di Pilgub Jabar, utamanya pada tahun 2008, dimana Agum Gumelar top disurvei tapi kalah dalam pemilihan.

“Pilgub Jabar 2013 Dede Yusuf juga top disurvei tapi ranking ke empat. Ya sudah saya jalani dengan happy-happy. Take it easy saja,” kata dia.

Tb merasa yakin akan memperoleh elektabilitas hingga 40 persen di Pilgub Jawa Barat pada bulan Maret mendatang.

“Kalau saya untuk mengejar 40 persen mungkin pada bulan ketiga sudah saya bisa tracking,” kata kader PDI Perjuangan itu.

BACA JUGA :  Budi Gunawan Masuk Daftar Panjang PDIP untuk Cawapres Jokowi

Dirinya dan Anton akan lebih meningkatkan sosialiasi ke daerah-daerah di Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan elektabilitasnya di Pilgub Jawa Barat 2018.

“Yang dilakukan oleh saya, saya mohon pamit, mohon izin kepada tokoh, kepada masyarakat kalau saya ada manfaatnya nanti mohon dibantu untuk memilih saya,” kata dia. [ant]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini