telusur.co.id – Agen Kevin De Bruyne, Patrick De Koster menilai, Jose Mourinho gengsi untuk mengakui jika dirinya telah melakukan langkah blunder dengan melepas Kevin de Bruyne ke Manchester City ketika si pemain bermain bagi Chelsea.

Kini, pemain internasional Belgia tersebut menjadi pemain kunci bagi The Citizens dan harganya di pasar jual-beli pemain melambung drastis.

Sikap Mourinho menunjukkan jika dirinya tidak menyesal telah melepas asetnya tersebut. Namun, dalam pandangan sang agen, pria Portugal itu pasti merasa kehilangan hanya saja enggan mengakuinya secara terbuka.

“Mourinho sulit mengakui jika dia telah membuat kesalahan. Dia mengatakan, Kevin belum siap untuk tim utama,” jelasnya.

“Sebaliknya, pihak Chelsea justru merasa keliru telah melepas de Bruyne. Wolfsburg punya daya tawar ketika mereka membayar hanya £18 juta untuk Kevin pada 2014.”

“Dia punya empat opsi pada 2015. Dia bisa saja bertahan di Wolfsburg, tapi saat itu dia telah melakukan segalanya untuk klub.”

Sang agen menceritakan bagaimana de Bruyne diincar klub-klub raksasa Eropa seperti Bayern Munich, Paris Saint-Germain, termasuk Chelsea.

“Dia bisa saja gabung Bayern Munich, namun mereka tidak pernah melampaui batas tertentu untuk membayar pemain-pemain mereka,” lanjutnya.

“Paris Saint-Germain adalah opsi ketiga, tapi di sana pertandingan-pertandingan di Prancis level topnya sedikit.”

“Keempat, Manchester City, yang memainkan laga Liga Champions secara reguler di setiap pekannya. Kami membuat pilihan bagus dengan memilih bergabung ke sana. sejak itu, dia menjadi ‘King Kev’,” tandasnya. ( red )

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini