KPAI/Net

telusur.co.id – Awal tahun 2018, dunia pendidikan kembali tercoreng. Pasalnya, publik dikejutkan dengan kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang tenaga pendidik (Guru) terhadap anak murid.

Demikian dikatakan Komisioner KPAI, Retno Listyarti dalam keterangan yang diterima telusur.co.id, di Jakarta, Senin (26/2/18).

Menurut Retno, Korban tidak hanya murid perempuan akan tetapi terjadi pada murid laki-laki. “Kasus terbaru di salah satu SMP di Jombang,” ucapnya.

Dengan dalih melakukan ruqiyah dikatakan Retno, seorang tenaga pengajar bahasa Indonesia tega melakukan pencabulan terhadap 25 siswinya di berbagai tempat. “Di toilet sekolah dan di perkemahan saat kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

BACA JUGA :  Miris! Data KPAI Sebut Sekolah Belum Jadi Tempat Aman bagi Siswa

Oleh sebab itu, lanjut Retno, KPAI menurunkan tim ke Jombang (Jawa Timur) untuk melakukan pengawasan langsung kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepolisian setempat yang menangani kasus ini.

“Pengawasan akan dilakukan oleh saya sebagai Komisioner KPAI bidang pendidikan, dan didampingi asisten bidang ABH (Anak Berhadapan Dengan Hukum). Pengawasan dilakukan selama dua hari, Senin dan Selasa, 26-27 Februari 2018.”. [far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini