telusur.co.id – Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengatakan, saat ini perempuan masih menjadi komoditas marketing bagi media, terutama media perempuan. Perempuan digunakan sebagai objek dalam berita dan iklan.

Dimana kedua hal tersebut semakin mengukuhkan perempuan sebagai subordinasi laki-laki. Di industri media atau jurnalisme, Yosep masih berpendapat bahwa perempuan belum memiliki porsi sentral dalam manajemen media. Laki-laki masih mendominasi bidang jurnalisme.

“Dalam pers Indonesia, posisi jurnalis perempuan masih lemah. Peran mereka belum tereksplor dalam policy terkait manajemen dalam pemberitaan di media,” ujarnya.

BACA JUGA :  Komite III DPD RI Nilai UU Pendidikan Kedokteran Masih Banyak Kekurangan

Wakil Ketua DPD RI, Darmayanti Lubis meminta agar seluruh elemen dapat bersinergi untuk memastikan agar hak-hak pekerja perempuan terpenuhi, termasuk jurnalis. Sehingga peran dan kualitas perempuan dapat meningkat dengan terpenuhinya hak-hak tersebut.

“Saya berharap agar dengan terbentuknya Forum Jurnalis Perempuan Indonesia dapat melahirkan gagasan dan melindungi jurnalis perempuan. Dan itu harus dimulai dari diri kita. Kita harus pede, kuat, dan tegas untuk merinah persepsi masyarakat sehingga tidak ada lagi diskriminasi gender atau pelecehan terhadap perempuan,” ucapnya. ( red )

 

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini