Ketua KPU Jabar, Yayat

telusur.co.id – Tertangkapnya komisioner KPU Garut Ade Sudrajat, dan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri menjadi pukulan telak bagi, Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Yayat dalam diskusi yang digelar oleh Polda Metro Jaya di Hotel Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/18).

Bahkan, Yayat merasa tertangkapnya dua penyelenggara pemilu itu, membuat dirinya bagaikan tersambar halilintar di siang bolong.

“Ada halilintar di siang bolong, tim bareskrim gabungan Polda Jawa Barat dan Polres Garut menangkap salah satu anggota KPU Garut dan Ketua Panwaslu Garut yang diduga melakukan (menerima suap), ini merupakan pukulan berat bagi saya,” kata Yayat.

BACA JUGA :  Ketimbang Menghalagi, Lebih Baik Polisi Jaga Aksi 22 Mei

Menurut Yayat, praktik suap di Pilbup Garut jelas mencoreng pihaknya. Terlabih, pihak KPU Jabar sangat getol mengkampanyekan gerakan antikorupsi dan tangkal hoax saat wisata politik di Jabar.

“Ketua Panwaslu dan anggota KPU ini kompak, cuma tidak pada tempatnya. Semangat soal wisata politik tiba-tiba lemes gara-gara ini,” kata Yayat.

Polda Jabar sebelumnya telah menetapkan Ade dan Heri Hasan sebagai tersangka kasus suap. Penyuapnya adalah tim sukses pasangan calon independen Soni Sondani-Usep Nurdin.

Polisi saat ini terus mengembangkan penyidikan kasus suap Pilbup Garut 2018 tersebut. Polisi juga membidik tersangka lainnya. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini