telusur.co.id – KPK terus melakukan penyidikan terkait kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC, pada PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk.

Bahkan, hari ini, Rabu (7/2/18), lembaga superbody itu menjadwalkan pemeriksaan terhadap salah satu bekas pegawai PT. Garuda Indonesia, Esther Siahaan.

“Hari ini KPK memeriksa bernama Esther Siahaan sebagai saksi atas tersangka mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Emirsyah Satar,” kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah.

Namun, belum diketahui apa jabatan dan kaitan mantan pegawai PT Garuda Indonesia itu untuk kasus tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Bowo Sidik, KPK Dalami Keterlibatan PT Pupuk Indonesia

Sebelumnya Emirsyah diduga menerima suap berupa uang dan aset lainnya senilai lebih dari USD 4 juta atau sekitar Rp 52 miliar dari perusahaan Rolls-Royce agar perusahaan Inggris itu tetap menjadi penyedia mesin pesawat bagi PT. Garuda Indonesia.

Mesin pesawat itu rencananya akan digunakan untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia periode 2005-2014. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini