telusur.co.id, Kudus – Arus kendaraan di jalur Pantura Kudus, Jawa Tengah, Senin (5/2) tersendat akibat banjir, tepatnya di kilometer 5 turut Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, dengan ketinggian bervariasi.

Ketinggian genangan di sepanjang Jalan Pantura Timur Kudus, tepatnya di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, belumjuga surut pada malam hari.

Akibatnya, antrean kendaraan dari arah Semarang terlihat di sepanjang Jalan Kudus-Pati dan Jalan Lingkar Ngembal Kudus dengan panjang antrean hingga 1 kilometer.

Demikian halnya, pemandangan serupa juga terjadi dari arah Surabaya dan Pati terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang.

Antrean kendaraan didominasi truk bersumbu yang terlihat di sepanjang Jalan Lingkar dan Jalan Kudus-Pati.

Suhadi (40), salah seorang pengendara sepeda motor di Kudus, Senin mengakui, tidak berani melintas karena khawatir sepeda motornya mogok.

Ia mengatakan, hendak ke Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus, untuk berangkat kerja, namun karena banjir akhirnya balik.

Nasib berbeda dialami Budiyono, pengendara sepeda motor lainnya yang mengatakan, mengalami nasib kurang beruntung karena sepeda motornya mogok setelah dipaksa melintasi genangan banjir tersebut.

Banjir tersebut tidak hanya menggenangi Jalur Pantura Kudus, melainkan sejumlah rumah warga juga ikut tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi.

Fairus (28), salah seorang warga Desa Ngembalrejo mengakui, sudah melakukan antisipasi agar rumahnya tidak tergenang banjir dengan menyiapkan karung plastik yang berisi material tanah dan pasir.

“Banjir seperti sekarang sudah sering terjadi sehingga karung plastik yang berisi material pasir maupun tanah selalu tersedia,” ujarnya.

Setelah mendapatkan pemberitahuan lewat masjid adanya banjir, kata dia, rumahnya yang berdekatan dengan Jalan Pantura Kudus segera ditanggul, sehingga tidak ada air yang masuk.

Banjir tersebut, katanya, mulai terjadi pukul 16.00 WIB dan hingga pukul 19.30 WIB belum juga surut.

Aparat kepolisian yang siaga di lokasi banjir juga membantu mengatur arus lalu lintas, termasuk di pertigaan Ngembalrejo yang sebelumya sempat saling serobot, kini lebih tertib karena dijaga polisi.

Kendaraan kecil yang hendak melintas diarahkan melewati jalur alternatif melalui STAIN Kudus di Jalan Conge melewati Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus dan tembus hingga Perempatan Kerawang atau Jalan Pantura Kudus. (dan/ant)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini