telusur.co.id – Zinedine Zidane kesulitan menjelaskan mengapa Real Madrid bisa kehilangan posisi kemenangan kontra Levante, tim yang tengah berjibaku dengan zona relegasi, dan meraih hasil imbang 2-2, Sabtu (3/2).

Kedudukan laga masih 2-1 untuk keunggulan Real, sebelum striker veteran asal Italia, Giampaolo Pazzini, masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol penyeimbang yang dramatis.

Hasil imbang ini menempatkan Real di peringkat keempat klasemen sementara La Liga, jauh dari Barcelona sang pemuncak, sementara Levante unggul tiga poin dari zona relegasi.

Para penggawa Zidane kini harus kembali menemukan soliditas tim, mengingat mereka harus menyambut kunjungan Real Sociedad pekan depan. Laga tersebut segera disusul oleh pertemuan dengan Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions, 13 Februari mendatang.

BACA JUGA :  Mbappe Tak Sudi Bergabung Ke Real Madrid

“Kami mengontrol pertandingan, terutama pada babak pertama. Namun, setelah kami mencetak gol kedua, yang mana jadi hal paling sulit, kami tak kuasa menghindari gol penyeimbang,” ujar Zidane pada konferensi pers pasca pertandingan seperti dilansir beinsports.com.

“Ini sulit, karena dua poin itu jadi hal yang tak bisa kami raih, tapi inilah sepak bola. Lawan selalu ada untuk membuat anda punya masalah.

“Hal yang mengganggu saya adalah karena kami sudah melatih diri – kami tahu lawan bisa melukai anda pada serangan balik.”

BACA JUGA :  Gara-gara Cristiano Ronaldo, PSG Harus Naikkan Gaji Neymar

Meski terpaut jarak 18 poin dengan Barcelona, yang bisa semakin jauh apabila sang pemuncak sementara meraih poin penuh di kandang Espanyol pada Minggu (4/2), Zidane tetap belum mau menyerah.

“Saya akan selalu berkata bahwa liga belum berakhir hingga penghujung musim, masih ada banyak poin (yang tersisa),” ujar Zidane. ( red )

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini