Wakil ketua DPR RI Fadli Zon, mengaku aneh dengan keputusan KPU.FOTO:telusur.co.id

telusur.co.id – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak non Subsidi layak ditolak masyarakat.

Sebab, menurutnya, meski Partamax merupakan bahan bakar non subsidi, seharusnya pemerintah memikirkan daya beli masyarakat yang saat ini sudah berkurang.

“Semakin berkurang (daya beli) Ini menjadi tidak kondusif. Jadi harus ditolak kenaikan BBM ini. Apalagi konsumsi BBM banyak,” ucapnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/2/18).

Tak hanya itu, Wakil Ketua Umum partai Gerindra juga meminta Komisi yang terkait di DPR (Komisi VII) mempertanyakan kenaikan harga BBM non subsidi ini. Karena, kenaikan BBM ini menuju pada pelanggaran konstitusi.

BACA JUGA :  Fadli Zon Desak Kasus Penyerangan Hermansyah Diusut Tuntas

Dimana, Mahkamah Konstitusi pernah mengeluarkan keputusan dalam menentukan harga BBM tidak boleh berdasarkan harga minyak dunia.

“Bumi dan kekayaan alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Jadi ini harus ada ketegasan dari pemerintah. Di DPR, di Komisi terkait harus mempertanyakan. Rezim ini, rezim liberal. Karena semua sesuai dengan mekanisme pasar,” ungkapnya kembali.

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) menetapkan harga baru jenis bahan bakar minyak umum (bahan bakar minyak non penugasan) yang berlaku mulai pada Sabtu, 24 Februari 2018 pukul 00.00 waktu setempat.

BACA JUGA :  Fadli Kritik Pemerintah Yang 'Doyan' Impor

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan seluruh jenis BBM umum yakni Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami perubahan harga.

“Evaluasi harga jual BBM jenis umum atau BBM non penugasan ini dilakukan secara periodik. Jika harga minyak dunia bergerak naik, maka harga jual BBM hingga ke konsumen harus mengalami penyesuaian. Kondisi yang sebaliknya juga bisa terjadi,” dalam rilisnya, Minggu (25/2/2018).

Like :

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini