Net

telusur.co.id – Fraksi Partai NasDem DPR tidak setuju dengan penambahan kursi pimpinan. Sebab, tampak seperti berbagi kekuasaan di parlemen.

Hal itu sebagaimana disampaikan Anggota Badan Legislasi (Baleg) Fraksi NasDem, Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/18).

“Untuk apa penambahan pimpinan DPR,” kata dia.

“Dilihat oleh masyarakat persoalan di DPR ini selalu bagi-bagi kekuasaan, bagi-bagi kursi yang itu sebenarnya tidak ada maknanya lagi.”

Selain itu, penambahan kursi tidak terlalu diperlukan karena saat ini kinerja DPR tidak terganggu. Terlebih, dalam hal pengambilan keputusan juga harus dilakukan dengan jumlah pemimpin yang ganjil.

BACA JUGA :  Hindari Peredaran Uang Palsu, DPR Minta Penyelenggara Pemilu Perketat Pengawasan

Dia membandingkan dengan kursi pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang seharusnya ditempati NasDem. Namun NasDem tidak mengambil hak itu.

“Menurut saya coba lihat kami dari NasDem. Dari NasDem itu kami memiliki hak untuk kepemimpinan di AKD, tetapi kami tidak ambil karena sama saja kaya kita membawa kursi dari rumah kita sendiri dan sekedar untuk menunjukkan sudah ada kepemimpinan di sini,” kata dia. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini