Nusron Wahid/telusur.co.id

telusur.co.id – Maraknya kasus kekerasan yang dialami para pemuka agama membuat banyak pihak curiga jika tindakan tersebut setingan.

Pandangan yang sama juga diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar Nusron Wahid. Nusron curiga pelaku penyerangan ulama di Bandung dan gereja di Yogyakarta tidak dilakukan oleh perseorangan melainkan telah terorganisir oleh orang-orang gila yang ingin merusak keamanan di Indonesia.

“Saya melihat yang mengorganisir adalah orang gila. Saya orang awam tidak yakin ini pelakunya perseorangan pasti ada yang mengogranisir,” ungkapnya.

Bahkan, Nusron melihat ada sekelompok yang ingin mengganggu ketentraman di Indonesia. “Kita lihat ada preman mengaku gila saat memukuli kiai, preman mengaku gila saat menyerang gereja.”

BACA JUGA :  Kekerasan terhadap Tokoh Agama, Zulhasan: Ungkap Siapa Dalangnya

Oleh karena itu, ia meminta agar pihak kepolisian bisa mengusut tuntas pelaku penyerangan itu.

“Melihat pelakunya ini bukan kebetulan tapi sistematis dengan tujuan untuk menghadirkan rasa was-was sehingga ekonomi terhambat. Sehingga harus direspon cepat,” katanya.

Kata dia, negara ini tidak boleh kalah dengan seorang preman. Harus ada tindakan konkrit dari pemerintah.

Sebelumnya, terjadi kekerasan terhadap ulama di Bandung, Jawa Barat yang diduga dilakukan orang gila. Terbaru, gereja di Yogyakarta diserang dan pastur mengalami luka tusukan. ( red )

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini